Kantor DPRD Bulukumba Ditinggalkan, Masyarakat Bingung Menyampaikan Aspirasi

Demonstran di depan kantor DPRD bulukumba

Bulukumba, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menjadi sorotan publik setelah kantor tersebut kosong di hari kerja. Piket penerima aspirasi dilaporkan sedang melakukan perjalanan dinas, sehingga masyarakat pedagang pasar cekkeng kasuara yang ingin menyampaikan aspirasi merasa bingung dan tidak tahu kemana harus mengarahkannya.

Sejumlah warga Bulukumba yang ingin menyampaikan aspirasi terkait tetap berlanjutnya Pengusurusan/Relokasi merasa kecewa karena tidak menemukan siapa pun yang dapat mereka temui di kantor DPRD. “Saya datang ke kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait Pasar Cekkeng Kasuara, tapi ternyata kantornya kosong dan tidak ada yang bisa ditemui,” kata salah satu pedagang Cekkeng Kasuara yang tidak ingin disebutkan namanya.

Bacaan Lainnya

Kehadiran piket penerima aspirasi yang sedang melakukan perjalanan dinas menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya jika tidak ada pejabat yang tersedia untuk menerima mereka. “Ini hari kerja, seharusnya ada pejabat yang siap menerima aspirasi masyarakat. Sekarang, kami tidak tahu kemana harus membawa aspirasi kami,” tambah warga lainnya.

Kejadian ini menimbulkan rasa kebobrokan di kalangan Aktivis Bulukumba, yang merasa bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat seharusnya lebih responsif dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat. “DPRD seharusnya menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan harapan. Namun, jika kantornya kosong dan tidak ada yang bisa ditemui, bagaimana kami bisa menyampaikan aspirasi kami?” kata Basri Pengurus Lembaga Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (L-PATI) yang merasa kecewa saat Mendampingi Pedagang Pasar Cekkeng Kasuara ke Gedung DPRD Bulukumba (7/7/2025)

Belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Bulukumba terkait keberadaan 40 Orang Anggota DPRD ini. Namun, masyarakat berharap agar DPRD dapat lebih responsif dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat ke depannya. di ketahui bahwa massa aksi juga melakukan penyegelan secara simbolis terhadap gedung DPRD Bulukumba.

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *