Bulukumba,NS- Penataan pariwisata di Desa Bira, pantai panrang luhu dikritik warga karena tidak sesuai dengan kebutuhan warga. Pondasi yang ada di bibir pantai dianggap mengurangi estetika pantai dan merebut wilayah doking perahu nelayan.
“Penataan yang tidak rapi dan tidak mempertimbangkan kebutuhan warga membuat daerah pariwisata tidak menarik. Kami ingin pemerintah desa memperbaiki penataan pantai agar lebih nyaman dan indah,” kata F salah satu warga yang tidak ingin di sebutkan identitas lengkapnya melalui via WhapsApp
Warga juga menuding bahwa pemerintah desa tidak memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya. “Tidak ada upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas pariwisata. Pemerintah desa hanya fokus pada pemungutan retribusi saja dan fokus pada keuntungan tanpa mempertimbangkan kebutuhan masyarakat,” tambah F.
Pemerintah Desa Bira diharapkan dapat memperbaiki penataan pariwisata di daerahnya dan mengembalikan hak-hak warga yang telah direbut. “Kami ingin daerah pariwisata ini dapat memberikan manfaat bagi warga setempat dan menjadi destinasi wisata yang menarik, tanpa merebut hak-hak kami sebagai warga dan juga nelayan di wilayah ini” kata F
Wakil Sekreraris Jendral, Ibrahim Ilyas, Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (DPN L-PATI) juga ikut angkat bicara sebagai perwakilan mendampingi masyarakat nelayan di pesisir pantai panrang luhu.
Menurutnya pemerintah Desa Bira harus menyelesaikan permasalahan sosial nelayan sembari membangun pendapatan desa, ” harusnya pemerintah desa lebih agresif persoalan sosial nelayan, kasian nelayan di sana tertindas dan terzolimi, atas hak profesi mereka, pemerintah memikirlan pendapatanya sedangkan Ekonomi sosial masyarakat nelayan bagaimna, kasiankan nelayan mereka terdiskriminasi” tegas wasekjen L-PATI tersebut.
“Bupati Bulukumba serta OPDnya harus segera Action terkait sosial nelayan ini, apalagi Bupati Bulukumba sudah menyatakan akan meratakan pondasi dan gasebo gasebo yang ada di Pantai Panrang Luhu itu di sampaikan langsung pada agenda sesi dialog bulan lalu” kunci Ibrahim
Di tempat lain Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba “Iye kasiki kesempatan pemerintah desa untuk menata, kan baru dikelolah oleh desa Jadi berilah waktu” Tulis Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp oleh pewarta
Hingga berita ini di terbitkan Kepala Desa Bira belum merespon saat di konfirmasi pewarta melalui aplikasi WhatsApp sejak Selasa, 30 Desember 2025.
Penulis: Bimbo









