Bulukumba,NS_ Masyarakat setempat yang bermukim di sekitar lokasi wisata panrang luhu, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, kecamatan bulukumba mengeluhkan adanya penanggulan yang dilakukan oleh pengelolah villa/penginapan yang ada di panrang luhu.
Sabtu, (2/8/2025) Lima orang perwakilan masyarakat Desa Bira mendatangi Sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (DPN L-PATI) yang berlamat di Jl.Hertanin kota Bulukumba untuk memohon perdampingan terkait adanya penaggulan dan penguasaan lahan diwilayah pantai panrang luhu oleh oknum-oknum pengelolah vila/penginapan yang ada diwilayah wisata Pantai Panrang Luhu.
Masyarakat merasa sangat kesulitan untuk melakukan aktifitas nelayan akibat penanggulan yang dilakukan oleh pihak pengelolah villa yang ada di desa Bira, “selama setelah di tanggul kami sangat kesulitan untuk memperbaiki perahu karna adanya tanggul, dulu kami bisa mendorong perahu naik ke darat hanya membutuhkan 5 orang, sekarang karna adanya tanggul kami sangat kesulitan dan membutuhkan orang sekitar 10 lebih untuk mengangkat perahu ke darat” kata salah satu masyarakat saat memberikan keteranganya dalam peroses pengaduanya di sekretariat DPN L-PATI.
“akses kami ke pesisir pantai tertutup karna adanya pembangunan pagar dan pondasi sehingga kami harus jalan memutar jauh untuk ke laut, mereka (pengelolah villa) tidak berikan kami akses jalan, kami sangat senang atas berkembangnya pariwisata di bulukumba tapi kami minta beri juga kami ruang untuk beraktifitas sebagaimna aktifitas kami sebagai nelayan” sambung Samsuding mewakili rekan-rakanya dalam memberikan keterangan
“Kami akan melakukan proses Tela’ah, kajian lebih lanjut dan investigasi lebih dalam serta mengambil langkah komunikasi ke beberapa pihak yang punya wewenag, kami siap untuk mendampingi dan mencarikan solusi terbaik dan dapat di terima tanpa ada pihak yang dirugikan” ucap Jihank‘ sapaan akrab Ketua Umum L-PATI
“Insya Allah akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Desa dan pemilik Vila/penginapan dipanrangluhu dicari solusi terbaik” tulis Ferryawan Z.Fahmi sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam pesan singkatnya Melalui aplikasi WhatsApp saat diklarifikasi oleh Nuansasulsel.co.id
Penulis: Bimbo









