TERTIB ADMINISTRASI KAPAL, LANGKAH AWAL MENUJU NELAYAN YANG LEBIH MANDIRI DAN TERLINDUNGI

Desa Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba Kamis, 22 Oktober 2026

Masih banyak nelayan pemilik kapal perikanan berukuran di bawah 5 GT di Desa Darubiah yang belum memiliki dokumen kapal secara lengkap. Kondisi ini menjadi salah satu kendala dalam pemenuhan persyaratan administrasi usaha penangkapan ikan, termasuk pengajuan rekomendasi BBM bersubsidi.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Penyuluh Pendamping Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Darubiah bersama Tim SPPI, yang terdiri atas Manajer Operasional, Kepala Produksi, dan Administrasi Keuangan, melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib administrasi kapal perikanan bagi masyarakat nelayan di kawasan KNMP Darubiah.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Darubiah ini menghadirkan narasumber dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Bulukumba, melalui Ahli Ukur Kapal, serta Kepala Cabang Dinas Kelautan Wilayah Selatan.

Materi sosialisasi difokuskan pada pentingnya legalitas dan kelengkapan dokumen kapal, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Keterangan Milik Kapal, Pas Kecil, hingga Elektronik Buku Kapal Perikanan (e-BKP), termasuk fungsi, persyaratan, dan prosedur pengurusannya.

Selain administrasi kapal, Penyuluh Perikanan juga menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bulukumba untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi nelayan, mengingat aktivitas penangkapan ikan merupakan pekerjaan dengan risiko keselamatan yang tinggi.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum dilaksanakan pendampingan dan fasilitasi pemenuhan dokumen kapal secara bertahap.

Melalui sinergi Penyuluh Perikanan, Tim SPPI, Pemerintah Desa, dan instansi terkait, diharapkan pembangunan KNMP Darubiah tidak hanya menghadirkan infrastruktur perikanan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas, tertib administrasi, legalitas usaha, dan perlindungan sosial masyarakat nelayan.

Karena membangun kampung nelayan bukan hanya tentang membangun fasilitas, tetapi juga mempersiapkan nelayan yang lebih tertib, mandiri, aman, dan sejahtera.

Pos terkait