Dalam musim penghujan seperti yang sedang di alami oleh Kabupaten Bulukumba beberpa pecan terakhir ini dan mungkin berlangsung untuk beberapa pecan kedepan tentu banyak area yang bisa menjadi tempat genangan air dari genangan inilah penting untuk memperhatikan gerakan 3M untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dan sekarang perlu untuk melakukan Gerakan 3M terdiri dari: Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air, dan Mengubur barang bekas yang bisa menampung air DBD adalah penyakit demam serius yang disebabkan oleh gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang menyerang melalui sistem peredaran darah manusia. Di musim hujan seperti saat ini, perkembangan nyamuk menjadi sangat masif, sehingga masyarakat perlu melakukan persiapan guna mencegah gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
Melihan kondisi ini Lembaga Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (L-PATI) ikut melakukan dan menghimbau kepada masyarkat untuk menggalakkan Gerakan 3M agar menghindari terjangkitnya dari penyakit DBD yang marak terjadi di musim penghujang akibat berkembang biaknya jentik nyamuk.
“Kami menghimbau kepada seluruh kawan-kawan L-PATI dan untuk disampaikan kepada keluarga beserta Tetangga-tetangga dan juga untuk seluruh masyarakat Terkhusus di Bulukumba untuk galak melakukan Gerakan 3M agar kita saling menjaga, selain itu lingkungan juga terlihat bersih” Himbau Sulaiman salah seorang pengurus L-PATI kepada NuansaSulSel.co.id
Diketahui juga bahwa L-PATI dalam mendukung Gerakan 3M juga meyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba untuk memohon melakukan Fooging yang ada di Kabupaten Bulukumba sebagai upaya untuk pencegahan DBD yang marak terjadi di musim penghujan mengingat massifnya perkembangan jentik nyamuk.
